Baznas Tanggap Bencana Kabupaten Purwakarta

Baznas Tanggap Bencana Kabupaten Purwakarta merupakan respon cepat dalam melayani dan membantu korban Bencana Alam kapanpun dan dimanapun.

Komandan BTB Kabupaten Purwakarta

Baznas Tanggap Bencana

BAZNAS TANGGAP BENCANA (BTB) adalah unit kerja dari bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS yang bertugas mengurangi dampak bencana yang mengakibatkan kemiskinan dan menekan risiko keterparahan kemiskinan akibat bencana.

BTB bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Pengurangan Risiko Bencana (PRB) melalui edukasi; menangani korban bencana melalui tahapan Rescue, Relief, Recovery, Recontruction; serta menumbuhkan jiwa kerelawanan di masyarakat, menguatkan kapasitas dan membangun jaringan Relawan.

Untuk mencapai tujuan tersebut, BTB melakukan tiga program.

Pertama, Penanganan Korban Bencana melalui kegiatan Rescue (upaya penyelamatan secara cepat dan tepat untuk mengurangi jumlah); Relief (bantuan kebutuhan dasar untuk mengembalikan kemandirian korban); Recovery (mengembalikan keadaan sebelum terjadi bencana); dan Recontruction (pembangunan kembali sarana prasarana yang rusak akibat bencana menjadi lebih baik)

Kedua, Penanganan Risiko Bencana (PRB) melalui kegiatan Edukasi di sekolah, masyarakat, komunitas, tentang simulasi evakuasi, pembuatan renkon, penggunaan alat keselamatan diri, penggunaan alat-alat evakuasi dan pembuatan meme kampanye PRB; Sekolah Aman Bencana; BTB Goes to School; dan PRB berbasis komunitas.

Ketiga, Kerelawanan melalui kegiatan rekrutmen relawan darurat dan rekrutmen relawan terencana; Pelatihan kepada rekrutmen relawan terencana; pelatihan kepada rekrutmen terencana untuk dapat memberikan responn cepat terhadap bencana di lokasi sekitar tempat tinggal mereka dan memiliki garis koordinasi dengan BTB (Kab/Kota, Provinsi, Pusat); Pembinaan berupa pembekalan dan pengorganisasian lanjutan bagi relawan BTB untuk dapat mendiri dengan tetap berkoordinasi dengan BAZNAS (Kab/Kota, Provinsi, Pusat); Jaringan antara penggiat PB dan relawan PB, baik skala nasional dan regional.

Program BTB Purwakarta

Cepat, Sigap saat melakukan respon pelayanan.
Tepat, Memastikan pelayanan kepada kelompok yang layak dibantu (ashnaf utama).
Koordinasi, Pelaksanaan melibatkan mustahik langsung sebagai pelaku.
Berhasil guna, Memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi mustahik.
Akuntabilitas, Memegang kepercayaan publik melalui pelaporan evaluasi yang benar.
Berdaya guna, Dikelola secara mandiri dan berkelanjutan oleh mustahik.
Berdaya guna, Dilakukan secara hierarki dalam upaya mengefektifkan pendistribusian zakat.